silvia's posts with tag: sad

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag sad
Blog EntryRest in peace, Dear...Oct 25, '07 9:44 PM
for everyone

Memang aku belum terlalu mengenalnya, meskipun ia pacar adikku selama 1 ½ tahun, Windy namanya. Tapi aku tahu ia anak yang ramah, baik, dan perhatian. Setiap datang ke rumah kami, ia tak lupa menyalami kami semua, bahkan mencium tanganku (walau sudah kubilang jangan… memangnya aku sudah tua yah? sampai pantas dicium tangan segala… )

 

Kalau ia pergi ke luar kota, ia tak lupa membelikan kami oleh-oleh, aku ingat ia pernah membelikanku album foto etnik bergambar lumba-lumba ketika ia pergi ke Bali. Dan ketika itu, kali terakhir aku melihatnya, memakai gaun hitam, ia kelihatan cantik…saat ia dan adikku akan pergi ke resepsi perkawinan.

 

Dan tak dinyana, Jumat, 12 Oktober 2007 siang hari lalu kabar yang tak disangka kami terima di Kota Agung - Lampung, di kala kami sedang mudik. Kau sudah meninggalkan kami….Tampaknya kau sudah tak kuasa menahan penyakit yang kau derita, demam berdarah sudah menggerogoti tubuhmu, bahkan menyebabkan komplikasi pada jantung dan ginjalmu, Ya Tuhan…Adikku memang pernah bilang, tubuhmu lemah dan mudah sakit, kasihan kau Win…

 

Yang ada hanya penyesalan karena di masa kau dirawat kau kerap kali menelepon adikku, tapi ia tak pernah sempat menengokmu. Mungkin ia masih sakit hati karena 3 bulan lalu kau putuskan tanpa sebab, Win…Meski demikian bila teringat dikau mata aku dan keluargaku kerap berkaca-kaca Win. Sangat disayangkan gadis semanis, pintar, dan semuda kau harus pergi meninggalkan kami…

 

Kami hanya bisa memanjatkan doa untukmu, Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadahmu, dan semoga keluargamu diberi ketabahan dalam menerima cobaan ini, Amin Ya Rabbal Alamin…

 

“Saya ada pengalaman. Waktu saya exchange student ke Amerika kemarin, saya sering sekali merasa sendiri. Dan ada saatnya dimana saya benar-benar putus asa dan merasa tidak punya siapa-siapa. Waktu itu saya sakit, saya muntah-muntah di kamar mandi basement yang dekat kamar tidur saya (karena saya nggak berani ke atas lagi,takut ngerepotin hostfam saya) , saya menangis membersihkan sisa-sisa muntah saya yang kemana-mana. Saya ingat ibu saya, saya ingat rumah, biasanya kalau sakit—apalagi muntah—pasti ada saja yang perhatian—apalagi ibu saya. Sehabis bersih-bersih saya ke kamar saya dan nangis lagi. Saya keluarin semua sisa-sisa obat yang saya bawa dari rumah. Saya benar-benar merasa jadi orang paling kesepian saat itu. Saya tengok kanan-kiri, ada Al-Qur’an yang sudah lamaaa sekali enggak saya baca. Akhirnya saya ngaji. Semenit, lima menit, lima belas menit, lama-lama hati jadi tenang sendiri. Ternyata memang di saat enggak ada siapa-siapa, dan di saat kita enggak punya apa-apa, yang kita perlukan memang cuma Allah dan firmanNya. Karena Allah dan Al’Qur’an nggak akan kemana-mana, nggak akan ninggalin kita, nggak akan ngekhianatin kita.

Satu resep hidup bahagia, ingat Tuhan kita..., Allah SWT” (Quoted from her blog)

 

 

 

 


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help