Semalam gw nonton acara Friends & The City di O Channel, bintang tamunya Samuel Mulia, seorang mantan Fashion Editor yang sekarang aktif nulis untuk Kompas edisi hari Minggu, yang dia biasa sebut kolom ‘ecek-ecek’, sebagai salah satu pembaca setia kolom ini gw tertarik karena ternyata percakapan malam itu tentang kolom edisi dua minggu lalu berjudul “Indonesian Dream”.
Samuel tertarik menulis artikel mimpi Indonesia berdasar atas kekagumannya tentang istilah “American Dream” yang dipakai secara global. Ia berkata bahwa impian tentang Indonesia yang lebih baik hanya bisa terwujud bila kita mencintai Indonesia, mencintai dengan tulus, tanpa berharap pamrih, mencintai negeri (Indonesia as a home, meaning all the things about it) kita, karena kalau bukan kita maka siapa yang akan mencintainya? Disitulah gw tertegun dan refleksi ke diri, apakah selama ini aku sudah mencintai negeri ini tanpa pamrih? Apalagi semenjak kembali dari studi keluar negeri, bawaannya suntuk kalo liat semrawutnya segala sistem di negara ini dan merasa tidak betah disini. Kalau aku telah tulus mencintai negeri sendiri, tentu saja tak pernah mengharap balasan atas cintaku dan siap menerima keadaan apa adanya. Ahhh….
Samuel juga berkata adalah wajar bagi kita bila ingin mencari kehidupan yang lebih baik di negeri orang karena kita sebagai manusia memang selalu ingin yang lebih baik dari keadaan sekarang. Sebagai contoh, orang yang biasa tinggal di daerah pasti melihat Jakarta sebagai tempat yang lebih baik dari tempat asalnya. Ia bercerita bahwa karena cintanya pada negeri ini Ia menolak kesempatan untuk tinggal di Perancis dan memilih tetap di Indonesia (tapi menurutku mencintai negeri bukan berarti harus tinggal disini kan?)
Coba renungkanlah, apakah selama ini cinta kita pada orang sekitar atau negeri ini sudah tulus. Aku sendiri masih terkadang mengharap pamrih dari keluargaku sendiri atau masih belum bisa menerima kekurangan mereka. Ahhh…Insya Allah mulai sekarang aku akan belajar untuk mencintai Penciptaku, keluarga, teman, lingkungan, dan negeri ini dengan tulus, semoga !!!
photo by: www.iabc.or.id