Blog EntryOranje BellissimoJun 10, '08 3:27 AM
for everyone

Says a headline on De Telegraaf this morning, a well-known newspaper/website about the tremendous 3-0 win over Italy last night on the Euro 2008. On the right bottom there’s another eye catchy headline “Goed gedaan Papa” or good job dad! Featuring Edwin van der Sar and his son, ooohhhh..who wouldn’t fall for that cute photo?

 

Tell you the truth; I underestimated the oranje team yesterday. I even thought the best was if the game ended in a draw. I even missed the live relay of the match, because I thought it wasn’t worth wasting my sleeping time, but the oranje really surprise me this time. They beat Italy 3-0 and made the world champion look like a clown.

 

With their superstar team consisting: Ruud van Nistelroy, Edwin van der Sar, Robin van Persie, Wesley Sneijder, etc, each of them are big players in top clubs, The Oranje took the crowd by storm started by Ruud van Nistelroy’s goal, which the Italian team called an offside, and the Italian team just fall apart since then…continued by a second goal from Wesley Sneijder and the last goal by Giovanni van Bronkhorst, a defender with Maluku’s descendent.

 

Funny thing is during the world cup 2006, never once did I wish them a win, eventhough I was in the Netherlands during that time…watching people in their oranje outfit rushing their bike to the nearest café to watch the game together, but now being away from it all I put sympathy to the guys and wishing them well…what an irony…I can imagine the celebrations on the cafes last night...

 

I’d like to congrats the jongens for a very good start! You guys prove that being an underdog or even called a ‘skinny cricket’ by the Italian press doesn’t stop you from winning and proving yourself…when you do your best and play with your heart, anything get in between can be run down…even a world champion …Proost! and good luck on the next games jongens!


Photo taken from www.andyourkidstoo.blogspot.com

 


Blog EntryMDGs & Lomba fotoMay 21, '08 12:23 AM
for everyone

 

Apa itu MDGs???

 

Millennium Development Goals adalah perjanjian yang dibuat negara-negara berkembang menyambut millennium pada tahun 2000. Ada total 8 tujuan yang akan diusahakan negara berkembang untuk dapat tercapai hingga tahun 2015.

 

Berikut tujuan2nya:

  1. Memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrem
  2. Mewujudkan pendidikan dasar untuk semua
  3. Mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan
  4. Menurunkan angka kematian anak
  5. Meningkatkan kesehatan ibu
  6. Memerangi HIV dan AIDS, malaria, serta penyakit lainnya
  7. Memastikan kelestarian lingkungan
  8. Mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan

 

Dan kenyataan di Indonesia mengkhawatirkan, bisa di google sendiri deh mengenai hal ini. Yang pasti sih gw pernah buat outline penelitian mencakup tujuan 4 dan 5, berdasarkan Human Development Indeks tahun 2006, Angka Kematian Ibu (AKI) sebesar 230, artinya dari 100.000 kelahiran hidup, ada 230 ibu yang meninggal karena melahirkan. Bandingkan dengan Inggris yang hanya 13 atau Cina yang 56. Di negara ASEAN saja Indonesia masuk peringkat 7 dari 10 negara. Ironis sekali…

 

Sementara dalam hal Angka Kematian Bayi (AKB), Indonesia juga memiliki angka yang besar yaitu 30, artinya dari 1000 kelahiran hidup, ada 30 bayi yang meninggal setelah dilahirkan, bandingkan dengan Amerika yang hanya 7 atau Cina yang 26. Di negara ASEAN Indonesia hanya menduduki posisi 7 dari 10 negara.

 

AKI dan AKB yang tinggi di Indonesia bisa disebabkan perdarahan, infeksi, hipertensi, atau juga karena 3T (terlambat mengenali bahaya kehamilan, terlambat sampai ke tempat pertolongan, dan terlambat mendapatkan pertolongan.

 

Ayo…peran serta semua pihak perlu utk mewujudkan cita2 MDG!!!

 

 

Lomba Foto MDGs

Lomba foto ini  diselenggarakan UNDP  dan Klub Fotografi UI utk  semakin menggalakkan lagi semangat MDG sekaligus nyari stok foto buat publikasi mereka. Terus terang waktu diundang datang sebagai peserta pada hari Jumat 9-5-2008 kemaren, I had a 50% hope that my photo will be among the 96 finalist…but apparently I did not win *sigh…nevertheless it was a great opportunity for me to see the winning photos and meeting new people. Lagian jg ini lomba foto pertama yg gw ikutin, tandanya gw harus terus nyoba en jgn menyerah!



 

Lomba dibagi menjadi 8 tema, berdasarkan masing-masing tujuan. Dengan bekal hasil survei pendidikan kemaren, gw kirim 2 foto bertema pendidikan, yaitu:





Pas hari H, pulang kantor gw langsung cabut ke Museum Bank Mandiri di Jakarta Kota, deket stasiun kereta. Wah, takjub gw krn sekarang udah bisa langsung nyebrang lewat bawah jalan dari halte busway ke Museum Bank Mandiri, serasa mau naek subway ato metro istilah Holland, tapi pastinya mimpi kalee…di museum tersebut kerasa banget bangunan bank peninggalan Belanda yg masih terawat.

 

Anyway, pas dateng gw dah telat krn dah pengumuman pemenang dan like I guess…gw gak menang…sad, but it’s ok…akhirnya gw cuma liat2 karya foto. Overall utk tiap kategori ada 12 finalis (6 dari umum, 6 dari mahasiswa). Hasil foto kategori umum boleh lah…tp yg dr mahasiswa mah pas2an aja, maklumlah anak muda…Beberapa hasil foto dari pakar jg dirasa maksa banget spy cocok ama tema, kelihatan mereka cuma ngandalin stok en bukan hunting lagi…

 

Ini dua foto dari kategori gw yg gw anggap TOP banget…:

 

Puas muter2 gw cabut en mampir dulu ke bunderan HI…ini oleh2nya buat yg kangen Jakarta !!!

 


Blog EntryCatatan Kala ReuniFeb 20, '08 3:36 AM
for everyone

Di salah satu pojok kampus lama saya, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, di saat kami makan siang kala acara reuni digelar, aku dan tiga temanku lainnya (yang kebetulan sama2 jomblo) saling berbincang ringan mengenai topik yang satu itu (apa lagi sih kl gak masalah J O D O H).

 

Ada yang pasrah, ada yang niat banget berburu jodoh, ada yang tampaknya udah apatis masalah yang satu itu. Emang kami belum tua2 amat, umur belum di ujung 30 tahun. Tapi entah tekanan sosial dari orangtua, teman (secara lebih dari separuh teman angkatan udah nikah dan punya anak berjumlah lebih dari satu orang), atau tekanan umur yang mulai menyalakan alarm merah.

 

Salah satu temanku berujar “Aduh Sil, seumur kita gini gak usah pake cinta2an deh….” Aku langsung tertegun. Trus, mau aja nikah tanpa cinta? lalu kl di tengah jalan gak cocok dan cerai misalnya lalu gimana? Dia berdalih lalu bilang cinta bisa tumbuh setelah nikah. Aku tahu bahwa dalam islam pacaran memang gak dianjurkan, lebih baik kl dirasa cocok dan srek di hati langsung saja menikah. Salah seorang temanku cerita, meskipun sudah pacaran lebih dari 7 tahun, ia masih shock melihat kebiasaan suaminya yang baru kelihatan setelah menikah. Masih perlu banyak penyesuaian katanya.

 

Balik ke perbincangan kala reuni tadi, seorang temanku yang lain cerita bahwa bossnya (laki-laki bujangan berusia hampir 40 tahun), memutuskan untuk menikah, apa yang ia lakukan? Ia mencari calon istri dari buku angkatan 5 universitas negeri ternama di Indonesia (pada tahu kan?) spesifik dari Fakultas Kedokteran (pengen istri dokter ceritanya…) ia lihat wajah2nya lalu menelepon mereka langsung (kebanyakan bicara dengan orangtua mereka, karena orangnya langsung biasanya sudah pindah atau tak ditempat). Kebanyakan dari mereka sudah menikah, sampai tibalah ia pada nama seorang wanita, ia bicara dengannya dan orangtuanya langsung, dan tak butuh waktu lama sampai mereka menikah. Apakah ini yang namanya jodoh?

 

Temanku lainnya malah berpendapat bahwa jodoh itu sudah ada yang ngatur (ini aku udah tahu..) bahkan datangnya gak disangka-sangka deh…”Jadi lo gak usah capek2 nyari Sil, ntar juga datang sendiri…”

 

Jadi mana yang bener ya? Pake usaha ato gak? Musti getol nyari ato pasrah aja? Ayo, temen2 kita sharing masalah yang satu ini, hehehehe….


Blog EntryGym anyone???Dec 24, '07 3:38 AM
for everyone

I wasn’t a gym fanatic, never tried going to a gym. I’m not into treadmill, weight lifting, etc. I enjoy doing physical activity, contohnya jalan kaki, renang, or biking.. better than going to the gym. My thesis is about physical activity after all, hehehheh….. Sejak balik dari Belanda boleh dibilang jarang banget gue physically active, paling hanya sesekali renang.

 

Berawal dari ajakan ke temen untuk renang bareng, malah berlanjut ke ajakan untuk ke gym. Berbekal voucher guest pass dari dia jadilah kami ke Fitness First Mall Taman Anggrek (FF MTA), why we choose this location? because it has indoor swimming pool, our basic necessity.

 

Masuklah gue nemenin kawan yg udah member disana, setelah diwanti-wanti to give fake phone number (because they’ll hunt you down like dogs to get a new member). FF MTA cukup luas dengan ratusan alat dan beberapa studio, ada alat standard seperti treadmill, sepeda, stepper, barbel, dkk. Kamar gantinya juga besar dengan ratusan loker, single shower room with free shampoo, soap, etc, ada juga sauna and steam room, and also indoor swimming pool that I’ve told you about. Basically everything is available for a member who paid 350 rb rupiah a month.

 

So, first I start biking, while my friend start with treadmill, I find it quite interesting to see how the machine can count how many km I’ve gain and how many calories I’ve lost J tapi gue cuma tahan 15 menit, soalnya pemandangan cuma tv yang programnya gak asik, I should’ve brought my MP3 player.

 

Abis biking gue coba treadmill, rada gugup juga sih takut jatoh kayak di video klip Pink – Stupid Girl, kocak tuh…gak lama ada pengumuman bahwa kelas bike studio mau mulai. Temen gue dengan semangat 45 ngajakin ikut, sementara gue yg baru aja selesai biking males banget, didukung rasa penasaran juga, akhirnya I decided to give the class a try.

 

Kelas dipandu mas2 yg wajahnya gak gitu keliatan karena studionya remang2, dengan setting luar angkasa, lengkap dgn puluhan sepeda statis, ada macem2 lampu, en gambar komet, planet, bintang, dll di dinding kelas. Instruksi yg dikasih dengan bahasa campuran Inggris- Indonesia sayup2 terdengar karena musik yang disetel keras. Dimulai dengan lagu Maroon Five – Makes Me Wonder, kita diajak exercise dengan sepeda, pelan2, sampai terus lanjut ke lagu2 dance gak jelas dgn tempo upbeat, yg kocak kl masuk ke inti aerobic workout kita harus berdiri sambil ngayuh sepeda, pretending going mountain biking. Apalagi dengan teriakan khas dia, “Attacckk!!!” atau “Add resistance….” wahahahahh!!! gue mau ketawa…. Perintah attack dia malah buat gue kira we’re in a star wars episode and where is Obi Wan Kanobi then???? hahhaahah….while my friend said she imagine attacking a bundle of fat lump, hahhaha!!!!

 

Setelah kelas penyiksaan itu kami ke sauna 15 menit, dimana mata gue perih en keringat gue bercucuran…and finally we went to the swimming pool, good size, gak gitu dalem, but clean and well maintained. Tapi kita cuma kuat 30 menit bolak-balik renang itu jg gue banyakan gaya punggung yg rada rileks…

 

Then we take a shower and a lunch with a huge hotdog, wahahahha…so much for attacking the fat!!!

 

Malemnya gue gak bisa tidur, kaki gue mau rontok en sakit buat jalan, ampun deh…it still hurt till now, but gym?  if not so expensive, why not???

 

 

 

 

 


Blog EntryIndonesian DreamNov 30, '07 1:13 AM
for everyone

Semalam gw nonton acara Friends & The City di O Channel, bintang tamunya Samuel Mulia, seorang mantan Fashion Editor yang sekarang aktif nulis untuk Kompas edisi hari Minggu, yang dia biasa sebut kolom ‘ecek-ecek’, sebagai salah satu pembaca setia kolom ini gw tertarik karena ternyata percakapan malam itu tentang kolom edisi dua minggu lalu berjudul “Indonesian Dream”.


Samuel tertarik menulis artikel mimpi Indonesia berdasar atas kekagumannya tentang istilah “American Dream” yang dipakai secara global. Ia berkata bahwa impian tentang Indonesia yang lebih baik hanya bisa terwujud bila kita mencintai Indonesia, mencintai dengan tulus, tanpa berharap pamrih, mencintai negeri (Indonesia as a home, meaning all the things about it) kita, karena kalau bukan kita maka siapa yang akan mencintainya? Disitulah gw tertegun dan refleksi ke diri, apakah selama ini aku sudah mencintai negeri ini tanpa pamrih? Apalagi semenjak kembali dari studi keluar negeri, bawaannya suntuk kalo liat semrawutnya segala sistem di negara ini dan merasa tidak betah disini. Kalau aku telah tulus mencintai negeri sendiri, tentu saja tak pernah mengharap balasan atas cintaku dan siap menerima keadaan apa adanya. Ahhh….

 

Samuel juga berkata adalah wajar bagi kita bila ingin mencari kehidupan yang lebih baik di negeri orang karena kita sebagai manusia memang selalu ingin yang lebih baik dari keadaan sekarang. Sebagai contoh, orang yang biasa tinggal di daerah pasti melihat Jakarta sebagai tempat yang lebih baik dari tempat asalnya. Ia bercerita bahwa karena cintanya pada negeri ini Ia menolak kesempatan untuk tinggal di Perancis dan memilih tetap di Indonesia (tapi menurutku mencintai negeri bukan berarti harus tinggal disini kan?)

 

Coba renungkanlah, apakah selama ini cinta kita pada orang sekitar atau negeri ini sudah tulus. Aku sendiri masih terkadang mengharap pamrih dari keluargaku sendiri atau masih belum bisa menerima kekurangan mereka. Ahhh…Insya Allah mulai sekarang aku akan belajar untuk mencintai Penciptaku, keluarga, teman, lingkungan, dan negeri ini dengan tulus, semoga !!!

 

 

photo by: www.iabc.or.id 

 

 

 


Blog EntryGood FriendsNov 21, '07 1:08 AM
for everyone

 

Nyambung ama posting friendship songs, inilah profil mereka yang menemani masa setahun kuliahku di Belanda. Kami sesama mahasiswa internasional yang merantau untuk kuliah, inilah sebabnya kami dekat satu sama lain, meskipun jurusan kami berbeda-beda.

 

Baru diakhir masa kuliah kami sering beraktivitas bersama, karena sebelumnya kami sibuk dengan kuliah masing2; acara barbeque bersama di balkon flat Alisa saat summer, lalu acara ke Scheveningen bareng waktu kita berjemur ampe malem en makan sea food waktu ultah Uzor en acara perpisahan.

 

 

Inilah profile mereka:

 

  1. Alisa, gadis asal Amerika ini down to earth en asik anaknya, walau pertama terkesan agak sombong, padahal itu karena ia pendiam, kl udah kenal deket sih anaknya easy going banget. Kenangan paling berkesan adalah waktu dia minta ajarin masak tempe goreng kering di rumahnya. Suatu sore kita belanja bareng ke China boat beli tempe, kecap, sambel bajak, dan cabe, trus kita naek sepeda bereng ke rumahnya. She completely change the way I think of an American…skrg dia dah kerja di perusahaan farmasi di kampung halamannya.

 

  1. Teresa, cewek Portugis ini teman seruangan waktu tesis, karena kita satu jurusan, otomatis kita berdua sering sekelas. Anaknya tegas, kalo udah kerja serius banget, en caring….pernah dia concern banget waktu gw BT abis ama supervisor gw…dari dia gw belajar bahwa orang portugis tuh sangat peduli ama ortu en gak jarang tuh anak sekeluarga masih tinggal diatas rumah ortunya, semangat kekeluargaan masih dianut banget disana…dari dia jg gw belajar suka duka hidup merantau (dia udah kerja di Belanda bertahun-tahun sebelum kuliah lagi). Skrg dah kerja di international organization di Amsterdam.

 

  1. Ali, meskipun asli Irak, dia besar di Canada. Yg ngeselin, meskipun dia terkesan males2an en cuek, suka tiba2 ngeluarin pertanyaan ‘ajaib’ di kelas, yg buat gw kagum ama dia. Udah gitu nilai dia mesti lebih tinggi dibanding gw en Mel yg udah belajar mati2an..nasib…orangnya rame, kl ngumpul pasti ceritain joke2 aneh en ‘menjurus’ pokoknya kl ngumpul gak ada dia pasti gak seru deh…skrg lagi ambil PhD di London.

 

  1. Uzor, dokter asal Nigeria ini orangnya cuek bebek…en diem2 playboy, biar gitu gak ragu bantuin kl gw ada perlu, kl ngomong sekadarnya en kadang jokenya basi, hihihii…kl gak punya sarkasm en high sense of humour susah ngomong ama dia. Dari dia gw belajar jadi PD, cuek, en never care about what people thought about you, just be yourself. Pengagum cewek Belanda ini sekarang lg ngambil PhD di Amsterdam, sambil belajar bahasa Belanda en nyari cewek, heheheh…

 

  1. Trinh, diantara kita semua dia yang paling tua, maksudnya paling dewasa, hehhehe… meski gitu krn masih single, jadinya asik aja tuh ngikutin kita, gambaran pekerja keras sejati, perfeksionis, tapi satu kelemahannya, bad with directions, krn kita sering traveling bareng, jadinya kl masalah arah, dia dah angkat tangan deh en pasti nyerahin tanggung jawab ke gw. Ikatan kita lebih kuat mungkin krn sesama asia, dari dia gw belajar nerima hidup apa adanya, mau hidup single, berkeluarga, etc. You can be single, 40 years old, it doesn’t matter as long as you’re happy…skrg dia dah balik ke Canada en jd manager di perusahaan farmasi.

 

  1. Mel, teman senasib sepenanggungan, krn kita sejurusan, kita sering sekelas, kita jg harus ngulang ujian bareng, sempet belajar bareng, we’ve been through ups and downs together…dia jg penerjemah gw kl lg ada urusan ama teks2 berbahasa kumpeni, krn meski keturunan Turki-Bulgaria, sejak kecil ia tinggal di Belanda. Dari dia gw belajar bersikap lemah lembut en dewasa, gak kayak gw yg terkadang emosi meledak-ledak, dia jg baek banget, pernah kita belajar bareng ampe jam 10 malem, dia langsung nyuruh gw tinggalin sepeda en dianter naek mobilnya, saat itulah dia berkata, gile lo…rumah lo jauh buanget…hehehhe….kok kuat sih naek sepeda???? Hahhahah….sekarang dia nerusin PhD di kampus gw dulu.

 

Oh….memories, waktu kubilang kapan yah kita ngumpul2 lagi? Uzor jawab kala chat ‘hey, nothing is impossible’ bener yah, kl Allah SWT mengizinkan mungkin saja kita semua bisa ketemuan lagi….time will tell…hiks…


“Good bye to you and me, what a good friend you’ve been to me, I owe it all to you, every good thing that I do is you”


Note: Can you guess them from the picture? Mel is not on the picture…


Blog EntryRest in peace, Dear...Oct 25, '07 9:44 PM
for everyone

Memang aku belum terlalu mengenalnya, meskipun ia pacar adikku selama 1 ½ tahun, Windy namanya. Tapi aku tahu ia anak yang ramah, baik, dan perhatian. Setiap datang ke rumah kami, ia tak lupa menyalami kami semua, bahkan mencium tanganku (walau sudah kubilang jangan… memangnya aku sudah tua yah? sampai pantas dicium tangan segala… )

 

Kalau ia pergi ke luar kota, ia tak lupa membelikan kami oleh-oleh, aku ingat ia pernah membelikanku album foto etnik bergambar lumba-lumba ketika ia pergi ke Bali. Dan ketika itu, kali terakhir aku melihatnya, memakai gaun hitam, ia kelihatan cantik…saat ia dan adikku akan pergi ke resepsi perkawinan.

 

Dan tak dinyana, Jumat, 12 Oktober 2007 siang hari lalu kabar yang tak disangka kami terima di Kota Agung - Lampung, di kala kami sedang mudik. Kau sudah meninggalkan kami….Tampaknya kau sudah tak kuasa menahan penyakit yang kau derita, demam berdarah sudah menggerogoti tubuhmu, bahkan menyebabkan komplikasi pada jantung dan ginjalmu, Ya Tuhan…Adikku memang pernah bilang, tubuhmu lemah dan mudah sakit, kasihan kau Win…

 

Yang ada hanya penyesalan karena di masa kau dirawat kau kerap kali menelepon adikku, tapi ia tak pernah sempat menengokmu. Mungkin ia masih sakit hati karena 3 bulan lalu kau putuskan tanpa sebab, Win…Meski demikian bila teringat dikau mata aku dan keluargaku kerap berkaca-kaca Win. Sangat disayangkan gadis semanis, pintar, dan semuda kau harus pergi meninggalkan kami…

 

Kami hanya bisa memanjatkan doa untukmu, Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadahmu, dan semoga keluargamu diberi ketabahan dalam menerima cobaan ini, Amin Ya Rabbal Alamin…

 

“Saya ada pengalaman. Waktu saya exchange student ke Amerika kemarin, saya sering sekali merasa sendiri. Dan ada saatnya dimana saya benar-benar putus asa dan merasa tidak punya siapa-siapa. Waktu itu saya sakit, saya muntah-muntah di kamar mandi basement yang dekat kamar tidur saya (karena saya nggak berani ke atas lagi,takut ngerepotin hostfam saya) , saya menangis membersihkan sisa-sisa muntah saya yang kemana-mana. Saya ingat ibu saya, saya ingat rumah, biasanya kalau sakit—apalagi muntah—pasti ada saja yang perhatian—apalagi ibu saya. Sehabis bersih-bersih saya ke kamar saya dan nangis lagi. Saya keluarin semua sisa-sisa obat yang saya bawa dari rumah. Saya benar-benar merasa jadi orang paling kesepian saat itu. Saya tengok kanan-kiri, ada Al-Qur’an yang sudah lamaaa sekali enggak saya baca. Akhirnya saya ngaji. Semenit, lima menit, lima belas menit, lama-lama hati jadi tenang sendiri. Ternyata memang di saat enggak ada siapa-siapa, dan di saat kita enggak punya apa-apa, yang kita perlukan memang cuma Allah dan firmanNya. Karena Allah dan Al’Qur’an nggak akan kemana-mana, nggak akan ninggalin kita, nggak akan ngekhianatin kita.

Satu resep hidup bahagia, ingat Tuhan kita..., Allah SWT” (Quoted from her blog)

 

 

 

 


Blog Entry8 things about meOct 9, '07 2:01 AM
for everyone

The Rules of Tag:
1. Each blogger must post these rules
2. Each blogger starts with eight random facts/habits about themselves
3. Bloggers that are tagged need to write on their own blog about their eight things and post these rules. At the end of your blog, you need to choose eight people to get tagged and list their names
4. Don't forget to leave them a comment telling them they've been tagged and to read your blog.


akhirnya PR dari mbak Dian selesai juga, maaf lama yah mbak :)

8 Facts about me:

Cenderung tertutup kl masalah privasi, lebih sering semua disimpen sendiri, kl gak sebelum tidur paling curhat ama diri sendiri (kasiaaannn deh lo…)

 
Seneng banget bertualang, jalan2, foto2. sometimes seneng jalan2 sendiri, nikmatin pemandangan.

 
Sifat gw kadang cepet bosenan, kalo udah hilang penasarannya maka udah deh langsung cari kesibukan baru (bukan pacar baru lo, heheh…)

 
Sedikit perfeksionis, jadinya kl sesuatu gak berjalan sesuai rencana suka stress sendiri, I know sometimes I need to let it go.

 
Too moody, kadang2 menjelang deadline, baru keluar mood utk ngerjain tugas, bad habit hard to break, padahal udah sering kena batunya gak di kantor gak di kampus.

 
Kesan pertama pendiem, padahal kl udah kenal deket pasti tau gw itu orangnya suka jahil, suka bercanda, dll.

 
I have a six sense (so, I’d like to call it) kl baru ketemu orang langsung bisa liat kira2 org ini cocok gak ama gw…and seringkali I’m right.

 
Gak bisa nyembunyiin ekspresi wajah, org lgs tau gw lg hepi ato lg kesel, pengen deh punya ekspresi datar aja.


nah, sekarang mau ngasih PR juga ah buat temen2....

1. Teh Julie

2. Teh Atik

3. Teh Tuni

4. Arida

5. Uni Nita

6. Mbak Stalis

7. Ninien

8. Tya



 


Blog EntryMohon Maaf Lahir & BatinSep 12, '07 2:42 AM
for everyone
Assalamualaikum Wr Wb,

Menyambut Ramadhan ini, dengan kerendahan hati saya mohon maaf lahir batin atas segala kesalahan!
Selamat menunaikan ibadah shaum di bulan Ramadhan ini :)

*Semoga Ramadhan tahun ini: menjadi penuh BBM (Bulan Barokah dan Maghfiroh) meningkatkan PREMIUM (PREi Makan dan mInUM) menjadikan SOLAR (SOlat Lebih Rajin) dan MINYAK TANAH (Meningkatkan Iman, baNYAK TAhaN AmarAH) serta PERTAMAX (PERangi TAbiat MAXiat). AMIN!!!*

ini ada tulisan dari temen yg bagus banget:


Sholat Sebagai Meditasi Tertinggi Dalam Islam



Menjelang bulan Ramadhan yang hari pertamanya Insya Allah jatuh pada hari Kamis, 13 September 2007, ada baiknya kita (saya?) mengevaluasi ibadah sholat kita, terutama sholat 5 waktu.

Mungkin kita (saya?) seringkali lupa bahwa sholat bukan hanya kewajiban seorang muslim, tapi justru kebutuhan. Sholat merupakan perjalanan mi’raj yaitu menuju kepada Allah. Islam menempatkan Zat Yang Maha Mutlak sebagai puncak tujuan ruhani, sandaran istirahatnya jiwa, sumber hidup, sumber kekuatan dan sumber mencari inspirasi. Dengan mengarahkan jiwa kepada Allah, ruhani akan mengalami pencerahan karena ia berada pada ketinggian yang tak terbatas, sehingga jiwa kembali pada kondisi semula, bersih (fitrah) dan tidak terkontaminasi oleh dorongan-dorongan nafsu negatifnya.

“Jadikanlah sabar dan sholat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu, yaitu orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan bahwa mereka kembali kepadaNya’.” (QS Al Baqarah 2:45-46)

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang beriman (yaitu) orang-orang yang khusyu’dalam sholatnya.”(QS Al Mu’minun 23: 1-2)

Sholat memiliki kemampuan untuk mengurangi bahkan menghilangkan kecemasan karena terdapat 5 unsur di dalamnya yaitu:

  1. meditasi atau doa yang teratur, minimal 5 kali sehari.
  2. relaksasi melalui gerakan-gerakan sholat.
  3. hetero atau auto sugesti di dalam sholat.
  4. group-therapy dalam sholat berjama’ah, atau bahkan dalam sholat sendiri.
  5. hydro therapy atau wudhu sebelum sholat.

 

Sudahkah kita mendapatkan rasa khusyu’ di dalam sholat?

Jangan-jangan selama ini kita (saya?) termasuk orang-orang yang lalai dalam menjalankan sholat. Lalai tidak hanya berarti tidak menjalankan, tetapi bisa juga berarti sholat yang tidak dilandasi niat tertuju kepada Allah.

“Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang sholat, yaitu orang-orang yang lalai dalam sholatnya, orang-orang yang berbuat riya’. (QS Al Maun 107:4-6)

Karena itu, tidaklah heran betapa banyak seorang muslim yang sholat, tetapi tidak mendapatkan kebaikan, tidak mendapatkan ketenangan dari sholatnya. Padahal, sholat adalah meditasi tertinggi dalam Islam.

Diriwayatkan oleh Abu Daud, Rasulullah bersabda: Betapa banyak orang yang sholat namun hanya mendapatkan rasa capek dan lelah.”

 

Mengapa khusyu’ sulit didapat?

Mungkin, yang pertama karena sejak kecil kita tidak dididik untuk mengenal Allah. Sejak kecil, kebanyakan orangtua kita hanya mengajarkan bahwa sholat adalah kewajiban. Kalau tidak sholat, kita akan dijebloskan ke neraka. Akhirnya, sholat hanya menjadi beban. Tanpa disadari, secara psikologis pikiran kita terganggu dengan doktrin tersebut. Kita tidak pernah disadarkan bahwa sholat itu untuk kebaikan kita dan bisa dirasakan langsung oleh pikiran dan hati kita, bahwa sholat akan memberikan perasaan damai, bahwa sholat merupakan tempat kita mengadu di saat kesusahan serta memohon petunjuk.

Perasaan khusyu’ tidak mungkin bisa didapatkan jika kita tidak memiliki kesadaran dan kepercayaan, bahwa sebenarnya di saat sholat kita sedang berhadapan dengan Allah, sedang berkata-kata dengan Allah. Perjumpaan ini yang dipandang tidak mungkin oleh sebagian orang, bahkan menganggap Allah jauh, tidak berada di sini, di dekat kita.

Mungkin kita LUPA terhadap hadist ini:

Hadist Qudsi: “Jika ia mendekatkan diri kepadaKu sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Jika ia mendekatkan diri kepadaku sehasta, maka Aku akan mendekatinya satu depa. Jika ia mendekatiku sambil berjalan, Aku akan mendekatinya sambil berlari.”

Jika kita tidak memahami kesadaran akan diri kita dan kepadaNya ruh itu akan kembali, maka perjalanan ruhani itu berhenti atau terlena ke dalam ilusi pikiran. Akibatnya respon dari Allah tidak ada.

Di bawah ini, adalah beberapa tahap awal dalam memasuki sholat:

  1. Heningkan pikiran Anda agar rileks.
  2. Biarkan tubuh meluruh, bersikaplah serileks mungkin.
  3. Kemudian, rasakan getaran kalbu yang bening dan sambungkan rasa itu kepada Allah. Getaran inilah yang menyebabkan pikiran tidak liar ke sana kemari.
  4. Bangkitkan kesadaran diri, bahwa Anda sedang berhadapan dengan Zat Yang Maha Kuasa, Yang Meliputi Segala Sesuatu, Yang Maha Hidup. Biarkan ruh Anda mengalir pergi, dengan menyerahkan diri: ”Hidupku dan matiku hanya untuk Allah semata.”
  5. Berniatlah dengan sadar sehingga muncul getaran rasa yang sangat kuat menarik ruhani meluncur ke hadiratNya. Pada saat itulah ucapkan takbir ”ALLAHU AKBAR”.
  6. Rasakan keadaan berserah yang masih menyelimuti getaran jiwa Anda dan mulailaj perlahan membaca setiap bacaan sholat.

Sehabis sholat, duduklah dengan tenang. Rasakan getaran yang masih membekas pada diri Anda. Ruhani Anda masih merasakan getaran takbir, sujud, rukuk dan penyerahan diri secara total. Kemudian berdikirlah dengan kalimat tasbih, tahmid, tahlil dan takbir.

 

Wudhu’ sebagai syarat sah dan kesempuraan sholat

”Barang siapa berwudhu lalu dibaguskan wudhu’ nya dan dikerjakan sholat dua raka’at, di mana ia tidak berbicara dengan dirinya dalam berwudhu’dan sholat itu sesuatu hal duniawi, niscaya keluarlah dia dari segala dosanya, seperti hari ia dilahirkan oleh ibunya”. (HR Bukhari dan Muslim dari Utsman bin Affan)

Seyogyanya kita berwudhu’ sebagai bentuk peribadatan seperti halnya sholat, karena wudhu’ merupakan prosesi pembersihan jiwa.

Mari kita perbaiki sholat kita, sehingga Allah berkenan memberikan khusyu’ yang pada akhirnya akan memberikan kedamaian, ketenangan dan kebahagiaan yang hakiki.

Dalam hidup kita butuh tempat untuk bersandar, dan Allah adalah sebaik-baik sandaran.

Saya menuliskan ini dengan dibarengi filosofi tiga jari, pada saat saya menunjuk, sesungguhnya tiga jari yang lain mengarah kepada diri sendiri.

Semoga berkenan dan bermanfaat.

Wassalam

Kartika

Sumber:

  • Pelatihan Sholat Khusyu’: Sholat sebagai meditasi tertinggi dalam Islam. Penulis: Abu Sangkan. Penerbit: Sholat centre, Baitul Ihsan.
  • The Spirituality of Name: Merajut Kebahagiaan Hidup dengan Nama-nama Allah. Penulis: Prof.Dr. Nasarudin Umar, M.A. Penerbit:Al Ghazali Center




Blog EntryRabu bersejarah...Jul 30, '07 3:53 AM
for everyone

Rabu minggu lalu adalah salah satu hari bersejarah, suatu peristiwa yg mirip ama sekitar 2 thn lalu, ya, kl ini gw diwawancarai utk kemungkinan bekerja.

Pihak mereka memberikan beberapa pilihan hari dan waktu wawancara. Sengaja gw pilih hari Rabu jam 12.30 waktu sana, karena biasanya jam segitu sudah nyampe rumah. Ternyata hari itu lalu lintas gak mau bantuin gw, udah macet berat di underpass, terpaksa gw yg waktu itu nebeng temen cuma bisa menenangkan diri sambil berdoa.

Sampe Organon, biasanya gw nyambung angkot, tp kali itu gw naek ojek, biar cepet nyampe, waktu itu jam udah menunjukkan pukul 17.40 WIB, pas dapetnya abang dgn ojek super jelek en lelet (just my luck..) gw dek2an jg takutnya gw salah antisipasi perbedaan waktu, gw lupa kl musim dingin bedanya 5 ato 6 jam.

Nyampe rumah, gw lgs mandi, en pas lg mandi baru nyadar kl patokan 5-6 jam itu kan waktu Belanda, sdgkan kl ke negeri itu (rahasia deh) musti tambah sejam lagi, mustinya jam 19.30 WIB kan telponnya? Agak tenang deh gw.

Selesai solat en makan, tepat pukul 18.30 WIB telpon berdering dari telpon pinjeman (ya, sebelumnya gw pinjem telpon krn telpon rumah rusak en gak sempet beli),

“Hello, may I speak to Silvia please,…” pinta pria di ujung telpon.

“Yes, this is she,” balasku ditemani detak jantung yang tak karuan.

Dan wawancara pun berlangsung selama ½ jam. Dua perempuan dan satu pria itu bergantian bertanya, sementara aku berusaha menjawab sebisanya, padahal sebelumnya udah nyiapin jawaban, tetep aja krn ditanyanya gak urutan dan banyak yg beda akhirnya buyar deh L

Awalnya gw ditanya knp pilih topik paper itu? Dan gw jawab krn blm pernah melakukannya (how stupid….) krn itu gw merasa tertantang, stlh gw pikir2 hanya orang yg super stupid yg bakal jawab gitu, walah…jd nyesel.

Pas ditanya tantangan apa yg kira2 bakal ditemui, gw malah jawab kayaknya gak ada tuh, kl pun ada saya bakal jadiin opportunity: kok jayus amat yah, ini krn gw gak kepikiran musti jawab apa trus terinspirasi saran Ali, jadilah jawaban itu.

Salah satu perempuan bernama Hilary yg berbaik hati dan suka bercanda, tp tetep aja gw merasa terlalu banyak ketawa, takutnya dpt kesan gak bs serius gitu, jgn2 itu jebakan (eng..ing..eng…)

Terakhirnya ditutup ama pak judes yg tadi mulai wawancara, dia nutup dgn udah dulu ya, nada suaranya kayak seneng krn udahan gitu, gw jd stress, am I that bad sampe dia lega krn wwcr ama gw udah selesai???

Anyway, sekian curhat saya. yah, gw positive thinking aja lah, kl dah jodoh jg gak kemana, yg penting gw dah berUSAHA, AMIN!!!


Blog EntryWise wordsJul 10, '07 10:01 PM
for everyone

 

Just got a forward of these wise words today.  Interesting for a thoughts;

1. Anger is a condition in which the tongue works
faster than the mind.

2. You can't change the past, but you can ruin the
present by worrying over the future.
 
3. God always gives His best to those who leave the
choice with Him.

4. All people smile in the same language.

5. A hug is a great gift ..One size fits all. It can
be given for any occasion and it's easy to exchange.
 
6. Everyone needs to be loved...especially when they
do not deserve it.

7. The real measure of a man's wealth is what he has
invested in eternity.
 
8. Laughter is God's sunshine.

9. Everyone has beauty but not everyone sees it.

10. It's important for parents to live the same things
they teach.

11. Thank God for what you have, TRUST GOD for what
you need.

12. If you fill your heart with regrets of yesterday
and the worries of tomorrow, you have no today to be
thankful for.

13. Happy memories never wear out....re-live them as
often as you want.

14. Home is the place where we grumble the most, but
are often treated the best.

15. The choice you make today will usually affect
tomorrow.

16. Take time to laugh, for it is the music of the
soul.

17. If anyone speaks badly of you, live so none will
believe it.

18. Patience is the ability to idle your motor when
you feel like stripping your gears.

19. Love is strengthened by working through conflicts
together.

20. The best thing parents can do for their children
is to love each other.

21. Harsh words break no bones but they do break
hearts.

22. To get out of a difficulty, one usually must go
through it.

23. We take for granted the things that we should be
giving thanks for.

24. Love is the only thing that can be divided without
being diminished..

25. Happiness is enhanced by others but does not
depend upon others.

26. You are richer today if you have laughed, given or
forgiven.

27. For every minute you are angry with someone, you
lose 60 seconds of happiness that you can never get
back.

28. Do what you can, for who you can, with what you
have, and where you are.


The best gifts to give to your friend – loyalty. To your enemy -
forgiveness. To your boss – service.
To a child - a good example. To your parents - gratitude and
devotion. To your mate - love and
faithfulness. To all men and women – love. To God - your life.




Blog EntryPhoto SOLD!!!May 17, '07 11:51 PM
for everyone

Pagi ini hari di kantor dimulai seperti biasa, ngecek email, masukin password, trus buka inbox. “Wah, ada email dari fotolia nih,” benakku. Berikut kutipan emailnya:

Congratulations, one of your photographs has just been purchased on Fotolia.com

Information on the photograph purchased is as follows:
Photo reference: 2776460
Photo Name: shine in
Go back to sale: 17/05/2007
Selling price: 1

Additional information is available in the "My Photos" section, under the "Photos sold" tab

We thank you for your loyalty,


Best regards,

Fotolia.com team


Yup, sudah sekitar satu bulanan gw naro beberapa foto karya gw di website jual-beli foto itu. Berawal dari usul sodara gw yg ngeliat foto2 travel gw dan seorang blogger yang memperkenalkan Fotolia ama gw. Awalnya emang gak mulus, ada beberapa foto gw yg ditolak karena berbagai alasan, termasuk beberapa foto yg gw masukin ke website jual-beli lain. Dan ini penjualan pertama gw, aduh seneeenggg banget!!! Emang sih credit yang diperoleh gak seberapa, gak sampe 1 USD but the feeling you get when somebody respected your work is priceless….

Kalo penasaran ama fotonya, coba aja dicek di website fotolia. Foto ini padahal gak sengaja gw ambil di Pantheon-Roma dgn foto digital pocket biasa (gw gak kuat beli SLR) dan bukan termasuk foto jagoan gw utk dijual, well…ternyata malah itu yg laku duluan :P So, mungkin gw ada bakat kali ye jadi fotografer, hehehhe… Cheers guys :)

PS. Thanks to Malva Segura yg udah beli foto gw !



Blog EntryAhhh...STATA...May 10, '07 10:25 PM
for everyone

For those of you who haven’t seen me for quite some time probably wondering how I’m doing, well I’m doing alright. My hair is shorter than last year, very short as a matter of fact, well above my shoulder, with a trim on the back, but I don’t cut it too short, don’t worry.

Talking about work, I’ve been working as a researcher for the past 4 months in a research institute in Jakarta. The first two month I was excited about my new job, getting my own computer and free internet access (although not as fast as it is in NL). My workload was not too heavy then, I had fun adapting to a new environment; new friends, and new habits.

It was March when I first had a hands-on experience with STATA (a statistical software). I was familiar with SPSS (another statistical software) since my bachelor degree era and forced to be intensive in it till recently doing my thesis for master degree. These two software are a bit similar, but I must say STATA has taken me to a whole new dimension. Very difficult, that’s how your impression will be for the first time, I got the same impression too. But after a while, I realize that STATA has taught me something else, PATIENCE. Why, you asked????

STATA runs on commands, so even if you made tiny mistake, it still won’t work. In my case, lack of a dot or a comma can ruins a half day work. How come you asked again???? well, running a large dataset can take a good half day till it’s done, so if you made a mistake on the last line of the command, it could ruin your whole day. Thus, you cannot stop and save it, you must wait till it’s finished with the whole command and produces tables of result. One day, I waited till 6.30 PM for the result, jeopardizing my train schedule and took the last express train, then finding out later that it’s useless, the commands I used were still wrong, so I must fix it and do it all over again.

Not to mention I had to transfer the result to excel format to make it presentable. Recently, I’m working on a 8-year analysis based on household surveys, doing it on health indicators only, took me 2 months to finish. Imagine a whole day looking at a black background of STATA, oh my God….I do find time checking email or replying them, but not as much as I want too *sigh*

Another thing, it taught me not to give up easily; try all kinds of command modification, trial and error, learn it in the reference book, or never hesitate to ask a colleague if I had problems. So now that one part of the STATA running project is done, I just want to take a deep breath and relax…till the next project comes!


Beberapa kejadian dibawah ini bukan rekaan alias asli kejadian nyata yang pernah gw alami di Belanda, saat melewatkan setahun sebagai mahasiswi disana:


1.   Suatu hari pulsa Telfort (operator selular) gw habis, sedangkan lagi perlu banget sms, biasalah mahasiswi, heehe…biasanya gw beli pulsa langsung di showroom Telfort-nya yg ada di pusat kota. Nah hari itu sekalian belanja di supermarket, gw ambil pulsa isi ulang yg letaknya di deket kasir. Sesampainya di rumah lgs dong gw isi mengikuti petunjuk si suara operator (untungnya bs diprogram bhs inggris), semaleman dicoba kok gak bisa2 lama2 gedek gw, selalu mentok dikata2 opwardieren (sejenis isi pulsa elektrik pake rekening bank). Besoknya ampe gw buka website tuh operator trus ngikutin cara isi pulsa opwardieren itu, tetep gak bisa, ampe jutek banget gw.

   Akhirnya gw nyerah dan mampir ke showroom Telfort pulang kuliah. Toko yg penuh ngantri ampe gw jabanin krn penasaran. Setelah tiba saatnya gw berhadapan dgn penjaga toko (kali itu lg mas Maroko ato Suriname tau deh) nah gw kasih liat tuh pulsa dan nanya kok gak bisa diisi sih (in english of course), dia ngeliatin pulsa itu trus muka gw sambil senyum merekah, gw yg udah mutung terlihat bingung, “That is T-mobile, we are Telfort” jelasnya sambil tersenyum. Ya ampun dasar gw dablek, ternyata gw salah beli kartu isi ulang!!! Langsung gw say thank you sambil berbalik pergi sepanjang jalan gw tertawa sendiri, si masnya sampe nerangin, nanti kl beli yg Telfort ya, katanya sambil gw berlalu pergi. Aduh mak, mau ditaro dimana muka gw….

2.     Jumat siang gw belanja di supermarket Aldi, setelah selesai gw berjalan ke parkiran dan asik naro muatan belanjaan di tas sepeda yg ada di bagian kanan kiri belakang sepeda, gw emang agak buru2 abis reseh lg ada anak2 smp pada ngobrol2 di parkiran itu. Setelah selesai gw berdiriin sepeda dan lepasin senderannya. Apa yg terjadi sodara2??? sepeda gw roboh ke kanan dengan suksesnya (akibat muatan yg gak rata) menimpa sepeda si abg gondrong.

   Cowok itu lgs menghampiri sepedanya dan dgn temen2nya bantuin berdiriin beberapa sepeda yg ikut jatuh ketiban sepeda gw. Taunya sepeda dia pas disebelah sepeda gw, gw lgs bilang “Sorry” (maksudnya mau holandse spreken gitu) eh dia malah jawab “It’s ok” trus ngomong ke temennya “Is goede man?” (kayak nanya gitu “bener gak inggris gw?”) gw langsung buru2 pergi deh, malu campur tengsin.

3.   Menjelang akhir2 masa gw kuliah disana, gw udah mulai bisa ngerti omongan org (yg gampang2 sih) nah suatu kali di kasir supermarket Albert Heijn, gw lagi nunggu bapak2 depan gw yg lg diitung belanjaannya, sekilas gw nguping pembicaraan mereka, tahu tuh bapak kayak nanya gitu ama mbak kasir tapi sambil ngeliat gw juga, si mbak jawab “Fijf en fijftig” (lima puluh lima) gw nerka2 aja kayaknya tuh bapak suruh nebak umur dia kali yah…gw nimbrung aja, abis tuh bapak mukanya baek (jarang disono yg mukanya ramah gitu), gw jawab “Nee hoor, ik denk zestig of zo” (gak lah, kira2 60-an lah).

    Trus tuh bapak ketawa kegirangan sambil nyerocos, trus nunjuk2 gw, gw senyum kecut aja sebenernya bingung lo ngomong apa pak (mungkin tebakan gw bener kali). Setelah itu dia pamit pergi ama gw en mbak kasir. Pas gw jln pulang eh papasan lg ama dia, dia lgs ngomong2 lagi ke gw dgn ramahnya. Gw cuma bs bales dgn senyum, secara ngerti jg kagak lo nyerocos sih…(kayaknya sih ngetawain yg tadi dia).

4.   Nah, cerita yg ini cerita favorit gw, kl diceritain ditanggung semua menggelegar sore itu gw bersepeda agak ngebut dalam perjalanan pulang. Saat lampu merah gw berhenti sambil bengong nungguin lampu berganti. Lagi asik2nya menghayal (lupa apaan…) tahu2 ada suara jendela dibuka dan tiba2 suara menggelegar dr samping kiri (mobil disebelah) “Ni hao maaaa!!!!!!”

     gw udah gak berani nengok lagi kearah tuh org (kayaknya suara cowok, ada suara ketawa2 ama temennya soalnya), lagian lampu jg dah hijau gw mesti jalan, sepanjang jalan gw kesel banget ama tuh orang udah sok tau salah lagi….sialan…pengen gw teriakin di kuping tuh org gw bukan org cina tauuuuuuuuuuuu…..


Blog EntryFirst page...Jan 14, '07 10:41 PM
for everyone
Hello...and Happy New Year. Towards the third week of January I decided to renew my multiply account. Before, it was never been opened and I was more active on my F.s..account.

Just to let you know, I had a blogspot account (www.myscratchbook.blogspot.com), but the last time I filled it was almost two years ago Do forgive me since during those time I was in Holland, studying...Now that I just started my new job, I had time to "play" more infront of my computer (forgive me boss...winks)

Anyway, I wanted to let all of you know of my activities and past life during my study in Holland. Check it out in my images...Please leave you comment and replies anytime...

Till we meet again,

Silvia

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help